Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2011

BAHAYA MINUM ES TEH

Es teh memang nikmat untuk diminum pada saat suasana sangat panas. Namun dibalik kenikmatannya itu, es teh menyimpan potensi yang merugikan bagi kesehatan. Mengkonsumsi es teh secara berlebih dapat meningkatkan resiko menderita batu ginjal.

Es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal. Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman terburuk.

Teh panas sebenarnya juga menyimpan efek buruk yang sama, namun hanya takarannya saja yang lebih sedikit, tak sebanding kalau minum es teh yang bila haus akan minum lebih banyak bahkan bergelas-gelas.

Pria, wanita dengan tingkat estrogen rendah, dan wanita yang pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur paling rentan terkena dampak es teh ini.
Oleh karena itu, gantilah mengkonsumsi minuman dengan air putih, atau mencampurnya dengan lemon. Karena lemon kaya akan kandungan citrates yang dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal.

Sebaiknya, konsumsi es teh secara bijak demi kesehatan ginjal. Padukan dengan makanan tinggi kalsium yang dapat mereduksi oksalat, dan tentu saja perbanyak minum air putih.



SUMBER : OBAT SAKIT

MAKANAN PENCERAH KULIT

Jangan sampai menghabiskan uang puluhan juta rupiah untuk merawat kulit apabila tidak didukung dengan perawatan dari dalam.
Karena itu janganlah lupa untuk mengkonsumsi makanan yang baik untuk mencerahkan kulit.

Berikut ini makanan yang bisa untuk mencerahkan kulit:

  • Jeruk.


Semua jenis jeruk termasuk jeruk Bali adalah sumber vitamin C yan bagus untuk kulit. Vitamin C dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastin dalam tubuh yang berfungsi untuk mengurang kerutan dan menghambat penuaan dini.

Jeruk dipercaya dapat memperlambat produksi melanin, pigmen yang dapat membuat kulit terlihat lebih gelap. Karena itu usahakan untuk mengkonsumsi jeruk segar satu kali dalam sehari.


  • Sayuran Berwarna Hijau dan Merah.

Sayuran berwarna hijau dan merah terdapat dalam wortel, tomat, bayam, brokoli dan lain sebagainya yang banyak mengandung betakaroten yang merupakan anti oksidan yang bagus untuk kulit.

Selain mencegah kerusakan sel, betakaroten juga akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang berguna untuk memerangi jerawat, memproduksi sel-sel kulit baru dan membuat warna kuku terlihat cerah dan muda.
Tapi jangan lupa jangan berlebihan, karena jika mengkonsumsi vitamin A yang berlebihan justru akan mengganggu kesehatan.

  • Ikan.



Ikan sangat kaya akan omega-3 yang bagus untuk kulit. Selain itu, mengkonsumsi sarden, tuna atau salmon yang kaya protein dapat melindung kulit dari paparan siniar matahari dan polusi.




  • Alpukat.

Alpukat adalah sumber vitamin E yang berguna untk menghambat penuaan dan menjaga kulit agar tetap bersih. Mengkonsumsi alpukat secara teratur juga akan mencegah kulit menjadi kendur seiring bertambahnya usia.


  • Gandum.



Gandum ini bisa didapat dalam bentuk sereal maupun roti, dan gandum ini mengandung biotin yang berfungsi untuk membantu sel tubuh memproses lemak. Kekurangan biotin ini dapat menyebabkan kulit kering dan terlihat kusam.













SUMBER : OBAT SAKIT

MENGATASI NGANTUK


Kalau kita masih saja merasa mengantuk padahal sudah minum kopi, terutama pada saat sedang bekerja di area perkantoran, hal berikut ini bisa dicoba dan dilakukan.
Coba teknik berikut ini:
  • Tarik nafas dalam dan tarik perut ke dalam.
  • Hembuskan nafas melalui mulut dengan dagu didorong ke depan sambil mengeluarkan suara keras.
  • Ulangi lagi seperlunya.
Menarik nafas dalam dapat meningkatkan kadar oksigen yang membangkitkan energi di dalam darah.
Menghembuskan nafas secara keras dapat mengeluarkan karbondioksida dari badan.
Kita akan mendapatkan energi yang diperlukan untuk menyelesaikan berbagai tugas kantor dengan baik.

MANFAAT JALAN KAKI

Berjalan kaki secara teratur sangat baik untuk kesehatan, namun terkadang di zaman modern ini semuanya selalu menggunakan fasilitas untuk mencapai suatu tempat meskipun jaraknya hanya dekat saja.

Berjalan kaki merupakan salah satu cara untuk membuka pikiran serta akan mebuat jantung dapat bekerja secara optimal, belum lagi dengan berjalan kaki akan dapat mengatasi stres bilamana dilakukan di udara terbuka.

Dengan berjalan kaki maka akan melatih jantung untuk bergerak sedikit demi sedikit. Manfaatnya bila suatu saat kalau jantung kita terkena getaran, maka jantung kita akan dapat bertahan terhadap goncangan yang sedikit itu tadi.
Lain hal jika kita tidak pernah mau bergerak atau tidak mau melatih jantung, sedikit saja ada perubahan pada jantung, maka akan berpengaruh besar terhadap nyawa kita.

Dengan bergeraknya jantung lebih cepat dan teratur tidak akan menambah pikiran, bahkan akan membuat tubuh kita menjadi lebih sehat, aliran darah menjadi lebih bagus sehingga menjamin aliran darah.

SUMBER: OBAT SAKIT

MAKANAN PENGHANCUR LEMAK

Berikut ini ada beberapa makanan yang bisa menghancurkan lemak.
Semua makanan di bawah ini otomatis dapat menurunkan berat badan.

Makanan tersebut adalah:
  • Kayu Manis.
Berkhasiat untuk mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh.

  • Ketela Manis.
Sangat tinggi kandungan seratnya sehingga sangat tepat untuk menstabilkan kadar insulin.

  • Mustrad.
Diduga kuat punya manfaat besar untuk menurunkan berat badan karena bisa memperlambat pertumbuhan jaringan lemak tubuh.

  • Keju Swiss.
Makanan yang sangat tinggi kalsiumnya sehingga berfungsi untuk mengurangi enzim-enzim penghasil lemak dan meningkatkan penghancuran lemak.

  • Almond.
Mengandung banyak alpha-linolenic acid yang dapat mempercepat metabolisme tubuh.


  • Buah Berry.
Banyak mengandung vitamin C sehingga mampu membakar lemak hingga 30 persen lebih banyak.

  • Kedelai.
Berfungsi untuk mencegah dan membongkar penimbunan lemak dalam tubuh.
(Bagi yang memiliki riwayat penyakit kanker payudara sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter).


  • Jeruk Orange.
Mengandung Flavon yang berkhasiat untuk menghancurkan lemak.


SUMBER: OBAT SAKIT

Senin, 08 Agustus 2011

Menopause dan Andropause

BAB 1
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Setiap manusia baik pria maupun wanita dalam kehidupannya terjadi perubahan atau mengalami pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, psikis maupun sosial kemasyarakatan. Perubahan itu dimulai dari bayi baru lahir, masa anak-anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa tua. Namun kehidupan wanita terbagi lagi dalam beberapa masa, yakni masa bayi, masa kanak-kanak, pubertas, masa reproduksi, masa klimakterium, dan masa senium. Masing-masing masa mempunyai kekhususan yang memerlukan pemahaman dan perawatan keadaan tubuhnya dalam menghadapi masa tersebut. Dalam memasuki masa tua seorang wanita memasuki masa klimakterium yaitu merupakan masa peralihan antara masa reproduksi dan masa senium (masa sesudah pascamenopause, terjadi keseimbangan hormonal baru) dan bagian dari masa klimakterium terjadi masa menopause. Seiring dengan bertambah tuanya seseorang akan terjadi berbagai perubahan pada hampir semua organ tubuh. Perubahan–perubahan tersebut umumnya diikuti dengan menurunnya fungsi berbagai organ tubuh yang akan berdampak pada turunnya kualitas kesehatan dan mungkin juga kualitas hidup seseorang.
Sistem organ reproduksi (perkembangbiakan) merupakan salah satu organ yang juga mengalami penurunan fungsi sejalan dengan bertambah tuanya seseorang yang tidak jarang menimbulkan masalah bagi orang usia lanjut itu sendiri baik secara fisik maupun psikologik. Namun demikian masalah pada sistem reproduksi ini relatif jarang muncul ke permukaan atau ditemukenali karena jarang dilaporkan oleh pasien atau keluarganya karena masih dianggap tabu dan memalukan, atau dianggap merupakan sesuatu yang normal terjadi pada orang usia lanjut sehingga tidak perlu diobati. Pemahaman yang benar tentang perubahan-perubahan sistem reproduksi pada orang berusia lanjut dan permasalahan yang ditimbulkan perlu dimiliki baik oleh pasien, keluarga, maupun para petugas kesehatan sehingga dapat dicari jalan keluar yang terbaik bila masalah pada sistem reproduksi tersebut muncul.

BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 Menopause
2.1.3 Pengertian Menopause
Kata menopause berasal dari dua kata Yunani yang berarti bulan dan penghentian sementara yang secara linguistik lebih tepat disebut “menocease”. Secara medis istilah menopause mengandung arti berhentinya masa menstruasi, bukan istirahat.
Menopause adalah haid terakhir yang dialami oleh wanita yang masih dipengaruhi oleh hormon reproduksi yang terjadi pada usia menjelang atau pada usia lima puluhan. Seorang wanita dikatakan telah menopause bila tidak mendapat haid lagi sejak satu tahun terakhir. Proses penuaan pada wanita ditandai dengan siklus haid bulanan yang mulai terganggu dan akhirnya menghilang sama sekali.
2.1.2 Perubahan sistem reproduksi dan kegiatan sexual.
1. Perubahan sistem reproduksi.
a. Uterus (kandungan) : mengecil.
b. Tuba Falopi : lipatan tuba menjadi memendek, menipis dan mengerut.
c. Ovarium (indung telur) : ovarium menciut, terjadi penurunan fungsi ovarium untuk menghasilkan hormon estrogen dan progesterone, berhenti menghasilkan sel telur. Akibatnya timbul keluhan akibat berkurangnya kadar hormon.
d. Cervix (leher rahim) : mengerut.
e. Vagina : terjadi penipisan dinding vagina, selain itu secret/lendir vagina mulai mengering, menyulitkan hubungan suami-istri.
f. Vulva (bibir rahim) : jaringan vulva menipis karena berkurangnya jaringan lemak, kulit menipis, pebuluh darah berkurang. Akibat sering timbul rasa gatal. Vulva yang mengering bersamaan dengan penyempitan lubang masuk vagina menyebabkan kesulitan untuk melakukan hubungan suami istri, timbul rasa nyeri pada waktu hubungan, menyebabkan wanita berusaha untuk menolak melayani suaminya.
g. Rambut kemaluan pada wanita mulai menipis, sebagian rontok dan mulai memutih/uban.
h. Payudara : jarigan lemak berkurang, putting susu mengecil. Akibatnya payudara mulai lembek, mengendor dan keriput.
2. Kegiatan sexual.
Sexualitas adalah kebutuhan dasar manusia dalam manifestasi kehidupan yang berhubungan dengan alat reproduksi. Setiap orang mempunyai kebutuhan sexual. Seksualitas dan kemampuan menikmati kenyamanan seksual tidak berkurang sekali pada perempuan usia lanjut karena hormon androgen dan testosteron masih diproduksi dari kelenjar adrenal.
Keinginan melakukan aktivitas seksual meningkat pada perempuan setelah menopause, yang mungkin dikarenakan sudah tidak ada lagi kekhawatiran akan kehamilan. Namun demikian, perempuan umumnya memiliki masalah dalam hal kemampuan pasangannya, karena umumnya pasangan (laki-laki) lebih tua dari istrinya sehingga ada yang sudah meninggal atau tidak memiliki kemampuan lagi.
Usia lanjut perempuan memerlukan waktu beberapa menit untuk lubrikasi vagina sebagai respons rangsangan seksual. Jika atrofi pada vagina sudah lebih lanjut maka tidak memungkinkan lagi terjadi lubrikasi yang cukup, untuk itu perlu digunakan jelly untuk membantu lubrikasi pada dinding vagina agar mencegah sakit ketika sedang senggama. Selama senggama, perempuan usia lanjut tidak dapat menekan penis dengan kuat. Orgasme pada perempuan usia lanjut umumnya kurang intensif karena melibatkan kontraksi uterus dan vagina lebih sedikit, dan juga dapat diikuti dengan nyeri otot spasme. Setelah orgasme, perempuan usia lanjut lebih cepat kembali kepada kondisi sebelum ada nafsu seksual dibandingkan dengan perempuan yang lebih muda.

2.1.3 Mekanisme Terjadinya Menopause
Perubahan pada sistem reproduksi perempuan terjadi pertama kali pada indung telur yang selanjutnya akan menyebabkan berkurangnya hormon estrogen dan progesteron yang dihasilkan oleh indung telur tersebut. Berkurangnya hormon estrogen tersebut pada gilirannya akan bertanggung jawab pada perubahan degeneratif di vagina dan rahim, dan juga genitalia luar
Akibat rendahnya kadar estrogen adalah berhentinya siklus menstruasi yang merupakan pertanda menopause. Menopause diperkirakan merupakan akibat perubahan pada sel-sel folikel di indung telur yang membuat mereka tidak berespons terhadap hormon FSH dan LH .
2.1.5 Dampak Menopause Bagi Kesehatan
1. Jangka pendek :
a. Rasa panas di dada yang menjalar ke wajah dan sering timbul pada malam hari (Hot flush), keringat malam yang banyak, rasa kedinginan, sakit kepala, desing dalam telinga, tekanan darah yang goyah, berdebar-debar, susah bernafas, jari-jari atrofi, gangguan usus (meteorismus)
b. Gangguan psikologis : depresi, mudah tersinggung, mudah marah, kurang percaya diri, gangguan gairah sexsual, perubahan prilaku.
c. Gangguan mata : mata terasa kering dan gatal akibat berkurang produksi air mata.
d. Gangguan saluran kemih dan alat kelamin : mudah infeksi, nyeri sanggama, perdarahan pasca sanggama akibat atropi pada alat kelamin.
2. Jangka panjang :
a. Osteoporosis yaitu berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat kurangnya hormon estrogen sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
b. Penyakit jantung koroner yaitu berkurangnya hormon estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner pada wanita.
c. Kepikunan (Dimensia tipe alzheimer) : Kekurangan hormon estrogen mempengaruhi susunan syaraf pusat/otak, sehingga menyebabkan kesulitan konsentrasi, kehilangan ingatan pada peristiwa jangka pendek.
2.1.5 Pencegahan Dampak Menopause Bagi Kesehatan
1. Pemeriksaan ginekologi secara rutin
2. Pemeriksaan kesehatan umum secara rutin, misalnya tensi, timbang berat badan, rekam jantung.
3. Pemeriksaan Bone Mass Densitometri
4. Pemeriksaan Laboratorium (Gula Darah, Kolesterol)
5. Pemeriksaan pap smear secara rutin.
6. Perabaan payudara (sadari)
7. Penggunaan bahan makanan yang mengandung unsur fito estrogen (Kedelai, tahu, tempe, kecap,pepaya)
8. Penggunaan bahan makanan sumber kalsium (susu, youghurt, keju, teri, dll).
9. Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak, kopi dan alkohol.

2.2 Andropause
2.2.1 Pengertian
Andropause adalah kondisi pria diatas usia tengah baya yang mempunyai kumpulan gejala, tanda dan keluhan yang mirip dengan menopause pada wanita. Istilah andropause berasal dari bahasa Yunani, “Andro” artinya pria sedangkan “Pause” artinya penghentian. Jadi secara harfiah, andropause adalah berhentinya fungsi fisiologis pada pria. Berbeda dengan wanita yang mengalami menopause, dimana produksi ovum, produksi hormon estrogen dan siklus haid yang akan berhenti dengan cara yang relatif mendadak, pada pria penurunan produksi spermatozoa, hormon testosteron dan hormon-hormon lainnya sedemikian perlahan.

2.2.2 Penyabab Andropause
Andropause terjadi karena menurunnya fungsi dari sistem reproduksi pria, yang selanjutnya menyebabkan penurunan kadar testosteron sampai dengan di bawah angka normal dan penurunan hormon DHEA, DHEAS, Melantonin, Growth Hormone, dan IGFs (Insulin like growth factors). Penurunan hormon pada andropause terjadi secara perlahan sehingga sering kali tidak menimbulkan gejala. Keluhan baru timbul jika ada penyebab lain yang mempercepat penurunan hormon testosteron dan hormon-hormon lainnya, diantaranya:
1. Bahan kimia yang bersifat estrogenik yang sering digunakan dalam bidang pertanian, pabrik dan rumah tangga
2. Kebisingan, perasaan kurang nyaman, dan hubungan tidak harmonis
3. Penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes mellitus (kencing manis), varikokel (pelebaran pembuluh darah testis), prostatitis kronis (infeksi pada prostat), kolesterol yang tinggi, obesitas, atropi testis, dsb.
4. Psikogenik, sering dianggap sebagai faktor timbulnya berbagai keluhan andropause setelah terjadi penurunan hormon testosteron.
2.2.3 Gejala Andropause
1. Gangguan vasomotor: tubuh terasa panas, berkeringat, insomnia, rasa gelisah dan takut.
2. Gangguan fungsi kognitif dan suasana hati: mudah lelah, menurunnya motivasi, berkurangnya ketajaman mental/institusi, keluhan depresi, hilangnya rasa percaya diri dan menghargai diri sendiri.
3. Gangguan virilitas: menurunnya kekuatan dan berkurangnya tenaga, menurunnya kekuatan dan massa otot, kehilangan rambut tubuh, penumpukan lemak pada daerah abdominal dan osteoporosis.
4. Gangguan seksual: menurunnya minat terhadap seksual/libido, perubahan tingkah laku dan aktifitas seksual, kualitas orgasme menurun, berkurangnya kemampuan ereksi/disfungsi ereksi/impotensi, berkurangnya kemampuan ejakulasi, dan menurunnya volume ejakulasi.

2.2.4 Mekanisme terjadinya andropause
Mekanisme terjadinya andropause adalah karena menurunnya fungsi dari sistem reproduksi pria, yang selanjutnya menyebabkan penurunan kadar testosteron sampai dengan dibawah angka normal.
Hormon yang turun pada pada andropause ternyata tidak hanya testosteron saja, melainkan penurunan multi hormonal yaitu penurunan hormon DHEA, DHEAS, Melantonin, Growth Hormon, dan IGFs (Insulin like growth factors). Oleh karena itulah banyak pakar yang menyebut andropause dengan sebutan lain seperti Adrenopause (deficiency DHEA/DHEAS), Somatopause ( deficiency GH/Insulin like Growth Factor), PTDAM (Partial Testosteron Deficiency in Aging Male), PADAM (Partial Androgen deficiency in Aging Male), Viropause, Climacterium pada pria, dsb.
2.2.5 Pencegahan dan Penanganan Andropause
Pencegahan andropause terutama ditujukan agar penderita dapat mengurangi keluhan maupun penderitaan saat memasuki usia tua, terutama di cegah dengan cara menjaga kesehatan dan kebugaran secara jasmani, pola hidup sehat, tidak merokok dan minum minuman beralkohol dan pengelolaan stres yang baik (sehat secara psikologis).
Andropause biasanya diobati dengan pemberian hormon testosteron yang dilakukan dengan hati-hati dan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan rectal (anus) dan PSA (Prostat Spesific Antigent), karena dikhawatirkan akan menimbulkan manifestasi seperti BPH (Benigna Prostat Hiperplasi) dan Kanker Prostat. Pemeriksaan tersebut disarankan tiap tiga bulan selama pengobatan testosteron.

BAB 3
PENUTUP

Kesimpulan
Setiap manusia baik pria maupun wanita dalam kehidupannya terjadi perubahan atau mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Perubahan itu dimulai dari bayi baru lahir, masa anak-anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa tua. Seiring dengan bertambah tuanya usia seseorang, maka akan terjadi berbagai perubahan pada hampir semua organ tubuh, khususnya pada sistem reproduksi. Pada wanita hal ini biasa disebut dengan menopause, yakni berhentinya masa menstruasi.
Perubahan sistem reroduksi yang terjadi pada wanita usia lanjut antara lain:
a. Uterus (kandungan) : mengecil.
b. Tuba Falopi : lipatan tuba menjadi memendek, menipis dan mengerut.
c. Ovarium (indung telur) : ovarium menciut, terjadi penurunan fungsi ovarium untuk menghasilkan hormon estrogen dan progesterone, berhenti menghasilkan sel telur. Akibatnya timbul keluhan akibat berkurangnya kadar hormon.
d. Cervix (leher rahim) : mengerut.
e. Vagina : terjadi penipisan dinding vagina, selain itu secret/lendir vagina mulai mengering, menyulitkan hubungan suami-istri.
f. Vulva (bibir rahim) : jaringan vulva menipis karena berkurangnya jaringan lemak, kulit menipis, pebuluh darah berkurang. Akibat sering timbul rasa gatal. Vulva yang mengering bersamaan dengan penyempitan lubang masuk vagina menyebabkan kesulitan untuk melakukan hubungan suami istri, timbul rasa nyeri pada waktu hubungan, menyebabkan wanita berusaha untuk menolak melayani suaminya.
g. Rambut kemaluan pada wanita mulai menipis, sebagian rontok dan mulai memutih/uban.
h. Payudara : jarigan lemak berkurang, putting susu mengecil. Akibatnya payudara mulai lembek, mengendor dan keriput.
Sedangkan pada seksualitas dan kemampuan menikmati kenyamanan seksual perempuan usia lanjut tidak berkurang samasekali karena hormon androgen dan testosteron masih diproduksi dari kelenjar adrenal. Keinginan melakukan aktivitas seksual meningkat pada perempuan setelah menopause, yang mungkin dikarenakan sudah tidak ada lagi kekhawatiran akan kehamilan
Usia lanjut perempuan memerlukan waktu beberapa menit untuk lubrikasi vagina sebagai respons rangsangan seksual. Jika atrofi pada vagina sudah lebih lanjut maka tidak memungkinkan lagi terjadi lubrikasi yang cukup, untuk itu perlu digunakan jelly untuk membantu lubrikasi pada dinding vagina agar mencegah sakit ketika sedang senggama. Selama senggama, perempuan usia lanjut tidak dapat menekan penis dengan kuat. Orgasme pada perempuan usia lanjut umumnya kurang intensif karena melibatkan kontraksi uterus dan vagina lebih sedikit, dan juga dapat diikuti dengan nyeri otot spasme. Setelah orgasme, perempuan usia lanjut lebih cepat kembali kepada kondisi sebelum ada nafsu seksual dibandingkan dengan perempuan yang lebih muda.

DAFTAR PUSTAKA

Arfian,Soffin. 2010. Klimakterium. http://www.scribd.com/doc/16484744/KLIMAKTERIUM. Tanggal 02 Maret 2011 pukul 20.15 WIB

Arif, Hendra. 2008. Konsep Dasar Menopause. http://ajangberkarya.wordpress.com/2008/05/11/konsep-dasar-menopause/htm. Tanggal 01 Maret 2011 pukul 18.15 WIB

Nugroho, W. (2008). Keperawatan Gerontik dan Geriatrik edisi 3. Jakarta: EGC.

Rumah akit Permata Cibubur, 2008. Perubahan Sistem Reproduksi Perempuan Usia Lanjut.
Zietraelmart, 2008. Klimakterium dan Menopause. http://zietraelmart.multiply.com/journal/item/9. tanggal 01 Maret 2011 pukul 19.13 WIB

Kamis, 28 Juli 2011

Higiene dan Sanitasi

Pengertian higiene menurut Depkes adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subyeknya. Misalnya mencuci tangan untuk melindungi kebersihan tangan, cuci piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan.
Sanitasi makanan adalah salah satu usaha pencegahan yang menitik beratkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat menganggu atau memasak kesehatan, mulai dari sebelum makanan diproduksi, selama dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsikan kepada masyarakat atau konsumen.
Sanitasi makanan ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kemurnian makanan, mencegah konsumen dari penyakit, mencegah penjualan makanan yang akan merugikan pembeli. mengurangi kerusakan / pemborosan makanan.
Dalam pengelolaan makanan ada 6 prinsip yang harus di perhatikan yaitu:
1. Keadaan bahan makanan
2. Cara penyimpanan bahan makanan
3. Proses pengolahan
4. Cara pengangkutan makanan yang telah masak
5. Cara penyimpanan makanan masak
6. Cara penyajian makanan masak

1. Keadaan bahan makanan
Semua jeis bahan makanan perlu mendapat perhatian secara fisik serta kesegarannya terjamin, terutama bahan-bahan makanan yang mudah membusuk atau rusak seperti daging, ikan, susu, telor, makanan dalam kaleng, buah, dsb. Baham makanan yang baik kadang kala tidak mudah kita temui, karena jaringan perjalanan makanan yang begirtu panjangdan melalui jarngan perdagangan yang begitu luas. Salah satu upaya mendapatkan bahan makanan yang baika dalah menghindari penggunaan bahan makanan yang berasal dari sumber tidak jelas (liar) karena kurang dapat dipertanggung jawabkan secara kualitasnya.

2. Penyimpanan Bahan makanan (Prinsip Food Hygiene)
Penyimpanan bahan makanan merupakan satu dari 6 prinsip higiene dan sanitasi makanan. Penyimpanan bahan makanan yang tidak baik, terutama dalam jumlah yang banyak (untuk katering dan jasa boga) dapat menyebabkan kerusakan bahan makanan tersebut. Adapun tata cara penyimpanan bahan makanan yang baik menurut higiene dan sanitasi makanan adalah sebagai berikut:
A. Suhu Penimpanan yang Baik
Setiap bahan makanan mempunyai spesifikasi dalam penyimpanan tergantung kepada besar dan banyaknya makanan dan tempat penyimpanannya. Sebagian besar dapat dikelompokkan menjadi:
• Makanan jenis daging, ikan, udang dan olahannya
• Menyimpan sampai 3 hari : -50 sampai 00 C
• Penyimpanan untuk 1 minggu : -190 sampai -50 C
• Penyimpanan lebih dari 1minggu : dibawah -100 C
• Makanan jenis telor, susu dan olahannya
• Penyimpanan sampai 3 hari : -50 sampai 70 C
• Penyimpanan untuk 1 minggu : dibawah -50 C
• Penyimpanan paling lama untuk 1 minggu : dibawah -50 C
• Makanan jenis sayuran dan minuman dengan waktu penyimpanan paling lama 1 minggu yaitu 70 sampai 100 C
• Tepung, biji-bijian dan umbi kering pada suhu kamar (250C).

B. Tata Cara Penyimpanan
1. Peralatan penyimpanan
a. Penyimpanan suhu rendah dapat berupa:
- Lemari pendingin yang mampu mencapai suhu 100 – 150 C untu penyimpanan sayuran, minuman dan buah serta untuk display penjualan makanan da minuman dingin.
- Lemari es (kulkas) yang mampu mencapai suhu 10 - 40 C dalam keadaanisi bisa digunakan untuk minuma, makanan siap santap dan telor.
- Lemari es (Freezer) yang dapat mencapai suhu -50 C, dapat digunakan untuk penyimpanan daging, unggas, ikan, dengan waktu tidak lebih dari 3 hari.

- Kamar beku yang merupakan ruangan khusus untuk menyimpan makanan beku (frozen food) dengan suhu mencapai -200 C untuk menyimpan daging dan makanan beku dalam jangka waktu lama.
b. Penyimpanan suhu kamar
Untuk makanan kering dan makanan terolahan yang disimpan dalam suhu kamar, maka rang penyimpanan harus diatur sebagai berikut:
- Makanan diletakkan dalam rak-rak yang tidak menempel pada dinding, lantai dan langit-langit, maksudnya adalah:
o untuk sirkulasi udara agar udara segar dapatsegera masuk keseluruh ruangan
o mencegah kemungkinan jamahan dan tempat persembunyian tikus
o untuk memudahkan pembersihan lantai
o untuk mempermudah dilakukan stok opname
- Setiap makanan ditempatkan dalam kelompoknya dan tidak bercampur baur
- Untuk bahan yang mudah tercecer seperti gula pasir, tepung, ditempatkan dalam wadah penampungan sehigga tidak mengotori lantai
C. Cara Penyimpanan
Setiap bahan makanan yan disimpan diatur ketebalannya, maksudnya agar suhu dapat merata keselutuh bagian
Setiap bahan makanan ditempatkan secara terpisah menurut jenisnya, dalam wadah (container) masing-masing. Wadah dapat berupa bak, kantong plastik atau lemari yang berbeda.
Makanan disimpan didalam ruangan penyimpanan sedemikian hingga terjadi sirkulasi udara dengan baik agar suhu merata keseluruh bagian. Pengisian lemari yang terlalu padat akan mengurangi manfaat penyimpanan karena suhunya tidak sesuai dengan kebutuhan.
Penyimpanan didalam lemari es:
a. Bahan mentah harus terpisah dari makanan siap santap
b. Makanan yang berbau tajam harus ditutup dalam kantong plastik yang rapat dan dipisahkan dari makanan lain, kalau mungin dalam lemari yang berbeda, kalau tidak letaknya harus berjauhan.
c. Makanan yang disimpan tidak lebih dari 2 atau 3 hari harus sudah dipergunakan
d. Lemari tidak boleh terlalu sering dibuka, maka dianjurkn lemari untuk keperluan sehari-hari dipisahkan dengan lemari untuk keperluan penyimpanan makanan
Penyimpanan makanan kering:
a. Suhu cukup sejuk, udara kering dengan ventilasi yang baik
b. Ruangan bersih, kering, lantai dan dinding tidak lembab
c. Rak-rak berjarak minimal 15 cmdari dinding lantai dan 60cm dari langit-langit
d. Rak mudah dibersihkan dan dipindahkan
e. Penempanan dan pengambilan barang diatur dengan sistem FIFO (firs in first out) artinya makanan yang masuk terlebih dahulu harus dikeluarkan lebih dulu

D. Administrasi penyimpanan
Setiap barang yang dibeli harus dicatat dan diterima oleh bagian gudang untuk ketertiban adminisrasinya. Setiap jenis makanan mempunyai kartu stock, sehingga bila terjadi kekurangan barang dapat segera diketahui.

3. Proses pengolahan
Pada proses / cara pengolahan makanan ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian Yaitu:
1. Tempat pengolahan makanan
Tempat pengolahan makanan adalah suatu tempat dimana makanan diolah, tempat pengolahan ini sering disebut dapur. Dapur mempunyai peranan yang penting dalam proses pengolahan makanan, karena itu kebersihan dapur dan lingkungan sekitarnya harus selalu terjaga dan diperhatikan. Dapur yang baik harus memenuhi persyaratan sanitasi.
2. Tenaga pengolah makanan / Penjamah Makanan
Penjamah makanan menurut Depkes RI (2006) adalah orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan pengangkutan sampai penyajian. Dalam proses pengolahan makanan, peran dari penjamah makanan sangatlah besar peranannya. Penjamah makanan ini mempunyai peluang untuk menularkan penyakit. Banyak infeksi yang ditularkan melalui penjamah makanan, antara lain Staphylococcus aureus ditularkan melalui hidung dan tenggorokan, kuman Clostridium perfringens, Streptococcus, Salmonella dapat ditularkan melalui kulit. Oleh sebab itu penjamah makanan harus selalu dalam keadan sehat dan terampil.
3. Cara pengolahan makanan
Cara pengolahan yang baik adalah tidak terjadinya kerusakan-kerusakan makanan sebagai akibat cara pengolahan yang salah dan mengikui kaidah atau prinsip-prinsip higiene dan sanitasi yang baik atau disebut GMP (good manufacturing practice).

4. Penyimpanan & Pengangkutan Makanan (Prinsip Food Hygiene)
Makanan yang telah matang atau siap disaji, tidak semuanya langsung dikonsumsi oleh kita, terutama makanan yang berasal dari katering atau jasaboga. Makanan tersebut memiliki resiko pencemaran bakteriologis terutama bila dalam penyimpanannya tidak memenuhi prinsip hygiene dan sanitasi makanan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan makanan matang adalah sebagai berikut:
- makanan yang disajikan panas harus tetap disimpan dalam suhu diatas 600C
- makanan yang akan disajikan dingin disimpan dalam suhu dibawah 40C
- makanan yang disajikan dalam kondisi panas yang disimpan dengan suhu dibawah 40C harus dipanaskan kembali sampai 600C sebelum disajikan
Suhu makanan yang diangkut dari tempat pengolahan ke tempat penyajian harus dipertahankan, yaitu:
1. Makanan yang akan disajikan lebih dari 6 jam dari waktu pengolahan harus diatur suhunya pada suhu dibawah 40C atau dalam keadaa beku 00C
2. Makanan yang akan disajikan kurang dari 6 jam dapat diatur suhunya dengan suhu kamar asal makanan segera dikonsumsi dan tidak menunggu

3. Pemanasan kembali makanan beku (reheating) dengan pemanasan biasa atau microwave sampai suhu stabil terendah 600C
Hindari suhu makanan berada pada suhu antara 240C sampai 600C, karena pada suhu tersebut merupakan suhu terbaik untuk pertumbuhan bakteri pathogen dan puncak optimalnya pada suhu 370 C.
Makanan matang yang akan disajikan jauh dari tempat pengolahan makanan, memerlukan pengangkutan yang baik agar kualitas makanan tersebut tetap terjaga. Prinsip pengangkutan makanan matang / siap saji adalah sebagai berikut:
1. Setiap makanan mempunyai wadah masing-masing. Isi makanan tidak terlampau penuh untuk mencegah tumpah. Wadah harus mempunyai tutup yang rapat dan tersedia lubang hawa (ventilasi) untuk makanan panas. Uap makanan harus dibiarkan terbuang agar tidak terjadi kondensasi. Air uap kondesasi merupakan media yang baik untuk pertmbuhan bakteri sehingga makanan menjadi basi
2. Wadah yang dipergunakan harus utuh, kuat dan ukurannya memadai dengan makanan yang ditempatkan dan tidak berkarat atau bocor.
3. Pengangkutan untuk waktu yang lama harus diatur suhunya dalam keadaan tetap panas 600 C atau tetap dingin 40 C
4. Wadah selama perjalanan tidak dibuka sampai tempat penyajian
5. Kedaraan pengangkut disediakan khusus dan tidak bercampur dengan keperluan mengangkut bahan lain.

5. Penyajian Makanan (Prinsip Food Hygiene)
Penyajian makanan merupakan salah satu prinsip dari hygiene dan sanitasi makanan. Penyajian makanan yang tidak baik dan etis, bukan saja dapat mengurangi selera makan seseorang tetapi dapat juga menjadi penyebab kontaminasi terhadap bakteri. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyajian makanan sesuai dengan prinsip hygiene dan sanitasi makanan adalah sebagai berikut:
1. Prinsip wadah artinya setiap jenis makanan ditempatkan dalam wadah terpisah dan diusahakan tertutup. Tujuannya adalah
a. Makanan tidak terkontaminasi silang
b. Bila satu tercemar yang lain dapat diamankan
c. Memperpanjang masa saji makanan sesuai dengan tingkat kerawanan makanan.
2. Prinsip kadar air atinya penempatan makanan yang mengandung kadar air tinggi (kuah, susu) baru dicampur pada saat menjelang dihidangkan untuk mencegah makanan cepat rusak. Makanan yang disiapkan dalam kadar air tinggi (dalam kuah) lebih mudah menjadi rusak (basi)
3. Prinsip edible part artinya setiap bahan yang disajikan dalam penyajian adalah merupakan bahan makanan yang dapat dimakan. Hindari pemakaian bahan yang membahayakan kesehatan seperti steples besi, tusuk gigi atau bunga plastk.
4. Prinsip Pemisahan artinya makanan yang tidak ditempatkan dalam wadah seperti makanan dalam kotak (dus) atau rantang harus dipisahkan setiap jenis makanan agar tidak saling bercampur. Tujuannya agar tidak terjadi kontaminasi silang.

5. Prinsip Panas yaitu setiap penyajian yang disajikan panas, diusahakan tetap dalam keadaan
panas seperti soup, gulai, dsb. Untuk mengatur suhu perlu diperhatikan suhu makanan sebelum ditempatkan dalam food warmer harus masih berada diatas 600 C. Alat terbaik untuk mempertahankan suhu penyajian adalah dengan bean merry (bak penyaji panas)
6. Prinsip alat bersih artinya setiap peralatan yang digunakan sepeti wadah dan tutupnya, dus, pring, gelas, mangkuk harus bersih dan dalam kondisi baik. Bersih artinya sudah dicuci dengan cara yang hygienis. Baik artinya utuh, tidak rusak atau cacat dan bekas pakai. Tujuannya untuk mencegah penularan penyakit dan memberikan penampilan yang estetis.
7. Prinsip handling artinya setiap penanganan makanan maupun alat makan tidak kontak langsung dengan anggota tubuh terutama tangan dan bibir. Tujuannya adalah:
a. Mencegah pencemaran dari tubuh
b. Memberi penampilan yang sopan, baik dan rapi

DAFTAR PUSTAKA

Depkes RI. Penyehatan Makanan dan Minuman, 1999.
Purawidjaja, Enam Prinsip Dasar Penyediaan Makan di Hotel, Restoran dan Jasaboga, 1995

Sabtu, 28 Agustus 2010

Arti Sebuah Kehidupan

Apa seh arti sebuah kehidupan?
Pernahkah kita merenungkan sejenak tentang arti kehidupan bagi kita?
Sudahkah kita memahami kehidupan bagi kita?
Mengapa kita perlu mengetahui arti kehidupan?
Dari semua pertanyaan diatas jawaban hanya ada pada diri kita masing-masing.

Kehidupan...Banyak orang mengartikan kehidupan adalah perjuangan....kehidupan adalah tantangan...dan adapula yang mengartikan kehidupan adalah persaingan....Dari semua arti tersebut setiap insan mungkin memiliki keyakinan atas arti dari sebuah kehidupan....

Dalam hal ini penulis hanya ingin berbagi pengetahuan tentang arti sebuah kehidupan berdasarkan keyakinannya,pengetahuannya,serta sesuai dengan kehidupan yang pernah dijalaninya....

Kehidupan adalah suatu rangkaian pengungkapan perasaan kita baik itu secara fisik maupun batin...Kehidupan merupakan perjalanan suatu insan menjadi yang lebih baik untuk mendapatkan tempat yang layak bagi yang menjalaninya...Karena kehidupan pula yang banyak memberikan pelajaran penting yang perlu kita semua renungkan....Tapi entah mengapa sebagian orang tidak mengetahui pentingnya kehidupan bagi dirinya....Banyak diantara mereka yang menyia-yiakan hidupnya untuk bersenang-senang...Banyak diantara mereka yang membuang kehidupannya dengan sia-sia...

Ada sebuah pernyataan bahwa bahwa kehidupan itu tidak kekal..kehidupan itu tidak harus sempurna...kehidupan itu apa adanya...Dari semua pernyataan itu manakah yang benar?Jawabanya kembali lagi ada pada diri kita sendiri...

Kehidupan seseorang tidak hanya mencari kesalahan kehidupan orang lain tetapi carilah kesalahan yang ada pada kehidupan kita sendiri dengan demikian arti sebenarnya insan hidup di dunia ini sebenarnya diharuskan untuk berfikir...Dan pertanyaanya pernahkah anda memikirkan kesalahan yang ada pada diri anda sendiri?Jawabannya ada pada lubuk hati paling dalam...

Telah dijelaskan diatas bahwa kehidupan juga yang memberikan pelajaran untuk kita supaya kita bertindak lebih baik untuk mendapatkan tempat yang baik pula...Pernahkah kita semua belajar dari kehidupan kita sebelumnya??Dan Jawabannya tetap ada pada diri kita sendiri...

Dari semua pernyataan, dan pertanyaan tersebut.Penulis hanya berpesan bahwa renungkanlah dan fikirkanlah arti kehidupan anda masing-masing untuk menjadikan anda lebih baik dari sebelumnya...

Sekian dari penulis.Mungkin dari penulisan diatas ada ejaan atau cara penulisan yang kurang benar penulis mengucapkan minta maaf yang sebenarnya...Semoga dari penulisan ini dapat memberikan pencerahan bagi kita semua dan khususnya untuk penulis....Dan Penulis mengharapkan kritik dan saran pada anda yang telah membaca artikel ini.....
TerimaKasih...

Selasa, 17 Agustus 2010

Empat Tanda Cinta Sejati

Anda dapat menemukan seseorang yang benar-benar sangat cocok untuk dijadikan pasangan hidup dan bahkan memilikinya lebih dari satu dalam hidup Anda. Tetapi kemudian bagaimana Anda benar-benar mengetahuinya dengan yakin?

Berikut bantuan untuk meyakinkan keputusan hubungan Anda:

Ungkapkan keinginan dan mengapa menginginkannya?

Anda harus memiliki kejelasan tidak hanya tentang apa yang Anda ingin dari cinta, tetapi apa yang diinginkan dalam hidup dengan pasangan Anda. Segera setelah mengetahui itu, Anda akan yakin telah masuk dalam suatu hubungan dengan tujuan dan visi yang jelas seperti apa hubungan Anda dengan dia. Menentukan kriteria akan membantu terhindar dari kesulitan terlibat dengan seseorang yang tidak cocok bagi Anda.

Ukur romantisme Anda

Meskipun kedengarannya basi, buatlah daftar harapan pasangan ideal Anda. Isi dengan keinginan pasangan sempurna, istimewa tetapi realistis. Semakin banyak Anda tahu apa yang cocok bagi Anda, semakin mudah menangkap momen kapan dia bisa berjalan bersama Anda.

Cintai diri sendiri

Ada pepatah lama mengatakan: “Anda tidak akan bisa membahagiakan orang lain sampai Anda membahagiakan diri sendiri.” Hal ini tidak hanya akan membantu pada saat bertemu dengan seseorang yang baru tetapi juga membantu Anda memulai hubungan pada saat yang tepat.

Jadilah yang terbaik

Cinta bukan hanya sekedar mencari seseorang yang akan membuat Anda bahagia. Kecocokan akan menghasilkan yang terbaik- mungkin seseorang yang akan membuat Anda menjadi orang yang bahagia dan lebih produktif.

Cara terbaik untuk menemukan cinta sejati adalah pintar-pintarlah memilih seseorang dan jelas mengapa Anda memilihnya.

Kamis, 08 Juli 2010

Bintang Redup

Bintang tak pernah bisa pahami

Apa yang bisa memahami dirinya

Bintangpun tak pernah bisa mengerti

Apa yang bisa mengerti dirinya

Bintang hanya terdiam dan termenung

Meredupkan cahaya yang dimilikinya

Tak pernah lagi menghidupkan cahayanya

Walaupun malam tlah datang . . . . . . . . . .

Entah karena apa,mengapa dan kapan

Smua itu menimpa diri bintang

Yang terlihat hanya kegelapan

Dan yang trasa hanya kesunyian

Sang bintang hanya menanti dan menunggu

Sosok bunga yang tak biasa

Bunga yang bisa menjadi rainbow

Bagi diri bintang . . . . . . . . . . . .